Apakah Minum Obat Boleh Di Campur Dengan Kopi

Masriko.Com -  Halo sobat semua kali ini, saya akan membahas sebuah topik tentang seputar Minum Obat.
minum obat; minum obat sebelum makan; minum obat dan susu; minum obat dengan teh; minum obat setelah makan; minum obat berapa jam sekali; jarak jam minum obat; makan buah sebelum minum obat; minum obat setelah 2 jam makan; cara minum obat yang benar; aturan minum obat; cara minum obat; jeda minum obat; minum obat dengan kopi dengan air dingin;

Saya membahas topik kali ini karena ada saja orang yang salah saat minum obat.

Dan saya bisa bahas pada kesempatan kali ini.

Jadi, apakah minum obat boleh dicampur dengan kopi?

Apakah minum obat boleh dicampur dengan teh, soda dan sebagainya?

Intinya begini.

Ketika anda minum minuman yang mengandung zat aktif, seperti kopi yang zat aktifnya adalah kafein.

Anda harus tahu apakah zat aktif ini akan berinteraksi dengan obat yang anda minum.

Contoh, kebanyakan orang sakit pilek atau sakit kepala.

Baca Juga : Terapi rumahan untuk sakit kepala

Mereka dopping dengan kafein minuman berenergi supaya badannya lebih segar.

Lalu ditambah lagi dengan obat sakit kepala atau pilek. Hal ini yang tidak boleh.

Mengapa?  Karena efek kafein sendiri adalah mempercepat kerja denyut jantung. Itu yang pertama.

Kemudian, efek kafein juga dapat berinteraksi dengan obat.

Dan ketika anda mengkonsumsi kopi yang mengandung kafein, maka dapat berinteraksi dengan obat pilek.

Obat yang mengandung efedrin, misalnya. Atau phenylpropanolamine.

Hal ini akan memperberat kerja organ tubuh anda.

Jadi, denyut jantung anda mungkin akan berdetak lebih kencang.

Baca Juga : Cara menjaga kesehatan jantung kita

Lalu yang kedua adalah berpengaruh pada pencernaan anda.

Jadi obat yang mengganggu maag anda atau punya efek samping ke maag, lalu ditambah lagi dengan kafein tadi.

Maka hal itu juga mengganggu Asam Lambung anda.

Lalu berkaitan dengan penyerapan, ada beberapa obat yang tidak bisa diserap oleh usus atau lambung anda karena kafein tadi.

Jadi, anda harus tahu dulu minuman anda itu mengandung zat aktif apa.

Dan bila dicampur dengan obat, akan menjadi seperti apa? Atau gampangnya seperti ini. “Saya malas mencari tahu.

Saya mau minum kopi dengan obat ini. Apakah berinteraksi atau tidak? Apakah obat ini akan diserap atau tidak?”.

Caranya mudah.

Berikan waktu 2-3 jam sebelum anda mengkonsumsi kopi.

Jadi, obatnya dulu diminum boleh.

Setelah itu baru minum kopi, dan beri jeda waktu 2 sampai 3 jam berikutnya.

Biarkan usus anda, sistem pencernaan anda menyerap obat tersebut. Barulah anda konsumsi kopi.

Saya tahu, anda adalah pecinta kopi.

Tetapi saat mengkonsumsi obat, berikan jeda/berikan waktu.

“Lalu, bagaimana dengan teh ? Bagaimana dengan soda ?” Sama.

Jadi baik teh maupun soda, itu juga mengandung kafein dengan kadar yang berbeda-beda, tentunya.

Tetapi ketimbang anda harus mengukur kafeinnya berapa dan interaksinya seperti apa, sudah. Lebih baik berikan jeda waktu 2 sampai 3 jam.

Karena tidak mungkin ‘kan ketika kita minum di cafe, “Pak, ini kadar kafeinnya berapa?”. Mereka juga tidak akan tahu.

Caranya seperti itu

oke sobat semua itu saja ulasan tentang minum obat, semoga bisa bermanfaat dan kunjungi terus Masriko.Com untuk mencari informasi kesehatan lainnya.

16.00 - tanpa komentar