Apakah Kedelai Buruk Bagi Pria ? Baca Ini..

Masriko.Com -  Halo sobat semua kali ini saya akan membahas tentang “Apakah Mengkonsumsi Kedelai Buruk bagi Pria?”.

kedelai tahu tempe; kedelai bagi pria; mengkonsumsi kedelai; batasi asupan kedelai; efek buruk kedelai; kedelai bagi kesuburan pria; mengkonsumsi kedelai berlebihan; bahaya mengkonsumsi susu kedelai setiap hari; manfaat susu kedelai; bahaya susu kedelai untuk anak laki; manfaat susu kedelai untuk otot; kacang kedelai; kedelai menurunkan testosteron; dampak kedelai bagi pria; manfaat susu kedelai bagi pria dewasa; kedelai hitam; kedelai adalah; kedelai mengandung; kedelai kacang tanah kacang hijau;

Sobat semua, pernahkah anda mendengar bahwa ada orang yang mengatakan bahwa jangan terlalu banyak makan kedelai, nanti bisa mandul.

Jangan terlalu banyak minum susu kedelai, nanti bisa impoten.

Ataupun anda mungkin pernah membaca artikel yang menyebutkan bahwa ‘soy milk can kill your testosterone’.

Kedelai adalah salah satu jenis kacang - kacangan yang memiliki kandungan seperti protein, serat dan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kedelai merupakan salah satu bahan dasar pembuatan tahu tempe yang biasa kita komsumsi.

Jadi dengan mengkonsumsi kedelai, maka dapat menurunkan kadar testosterone seorang pria.

Apakah itu benar, Pada kali ini, saya akan membahas hal itu. Masalahnya adalah susu kedelai mengandung phytoestrogen.

Apa itu phytoestrogen?

Phytoestrogen memang dapat bereaksi dengan hormon seks kita, terutama estrogen dan testosterone,
dan juga reseptor dari masing-masing hormon tersebut.

Dimana pada pria, efek estrogenik jauh lebih besar ketika mengkonsumsi sesuatu yang mengandung zat phytoestrogen tadi.

Jadi, interaksi dengan reseptor androgen inilah yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan testosterone pada pria.

Partikular phytoestrogen pada kedelai adalah isoflavone.

Dan ternyata setelah diteliti, efeknya jauh lebih lemah dibandingkan efek dari estrogen atau androgen itu sendiri.

Dan akhirnya, hal itu tidak dapat dibuktikan.

Jadi disini ada penelitian pada tahun 2001, dan diteliti di negara asal Doraemon, yaitu Jepang.

Di Jepang, kita tahu sendiri bahwa soya itu sangat populer.

Jadi disana ada susu soya. Saya tidak tahu bahasa Jepangnya apa. Lalu ada tahu Jepang yang biasa disebut dengan tofu.

Disana dilakukan penelitian pada tahun 2001, dan didapatkan bahwa subjek yang diberikan 400 ml soy milk atau sekitar satu setengah cangkir setiap hari selama 8 minggu.

Dan ternyata setelah diperiksa, tidak ada perubahan yang berarti pada total dan free testosterone mereka.

Kita tahu bahwa Jepang merupakan negara yang maju, baik dari segi edukasi maupun dari segi kesehatan.

Dan jika ternyata terbukti bahwa soya atau kedelai ini dapat menyebabkan penurunan level pada  testosterone dan dapat membahayakan tubuh seorang pria, tentu saja soya akan diblok atau tidak diperbolehkan untuk masyarakat Jepang mengkonsumsi kedelai ini.

Baca Juga : Sarapan Pagi Yang Sehat

Tentu saja pemerintahnya akan turun tangan untuk hal ini.

Dan ternyata, penelitian tersebut tidak membenarkan bahwa testosterone dapat menurun levelnya karena mengkonsumsi kedelai.

Ada juga penelitian yang mengatakan bahwa testosterone dapat turun kadarnya hingga 35% jika mengkonsumsi isoflavone 20 mg/kg berat badan.

Dan penelitian ini dilakukan pada seekor tikus.

Bagaimana dengan manusia?

Jika anda seorang manusia, seorang pria dengan berat badan 80 kg yang mengkonsumsi isoflavone dengan dosis yang sama tadi, yaitu 20 mg/kg berat badan, otomatis anda harus mengkonsumsi  isoflavone sebanyak 1600 mg.

Dan tahukah anda?

Untuk mendapatkan isoflavone sebesar 1600 mg, anda harus mengkonsumsi berapa banyak kedelai?

Jawabannya adalah 54 cangkir susu kedelai perhari.

Yang ada, anda justru mati duluan kekenyangan sebelum level testosterone anda turun. Ya ‘kan?

Lalu ada juga penelitian yang mengatakan bahwa mengkonsumsi protein dari kedelai hingga 50 gr per hari itu tidak masalah.

Dengan catatan kondisi kesehatan anda dalam keadaan normal.

Kelebihan Mengkonsumsi Kedelai

Mengkonsumsi kedelai tidak masalah bagi pria asalkan dalam batas wajar. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan makan dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi Pria dan Wanita.

Tetapi jika anda mengkonsumsi dalam jumlah berlebihan, ketika berat badan anda sudah berlebih, anda punya masalah dengan Diabetes, anda punya masalah dengan sistem metabolik, maka hal ini juga harus diperhatikan.

Karena kelebihan protein baik melalui kelebihan protein hewani maupun kelebihan protein nabati, juga tidak baik untuk tubuh anda.

Terutama untuk ginjal anda. Mungkin anda juga bisa asam urat karena kelebihan protein.

Tetapi jika mengkonsumsi 1 sampai 3 cangkir susu kedelai bagi seorang pria ataupun wanita, hal ini tidak masalah.

Dan di Indonesia, kedelai juga digunakan sebagai bahan baku untuk membuat tahu dan tempe.

Dan mungkin juga membuat bahan makanan yang lain.

Sobat semua, jadi ini adalah informasi yang bisa saya berikan pada kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan kunjungin terus Masriko.Com ya untuk mendapatkan informasi kesehatan menarik lainnya.

09.35 - tanpa komentar