Apakah Sakit Maag Boleh Puasa ?

Masriko.Com -  Halo sobat semua kali ini saya akan membahas tentang sebuah topik Penderita Sakit Maag Bolehkah Puasa ?

sakit maag sembuh dengan puasa

Sobat semua,  saya ini sakit maag. Bolehkah saya melakukan puasa ?

menurut yang saya baca/menurut literatur, orang yang berpuasa itu sakit maag’nya bisa sembuh?

mengapa om/tante saya yang punya sakit maag, ketika berpuasa, sakit maag’nya justru sembuh?

Tetapi, mengapa teman saya justru bertambah parah ? Malah masuk Rumah Sakit..

Saya akan memberi penjelasan seperti ini.

Jadi, saya ingin memberi tahu dulu bahwa sakit maag itu di dalam dunia medis dibagi menjadi 2 golongan besar dispepsia.

Yaitu disebut Dispepsia Organik dan Dispepsia Fungsional.

Lalu “Bagaimana cara untuk mengetahuinya ?”

Cara untuk mendapatkan kepastian adalah dengan dilakukan peneropongan atau kita sebut dengan endoskopi.

Jadi saat dilakukan endoskopi, kita bisa tahu. “

Oh, ternyata kondisi di lambungnya ada luka, ada peradangan, ada tumor, atau ada kanker, misalnya”.

Ini semua disebut dengan dispepsia organik. Jadi, ada kelainan anatomi pada lambung.

Sedangkan yang satunya adalah dispepsia fungsional.

Jadi saaat dilakukan peneropongan atau endoskopi, ternyata tidak ditemukan kelainan-kelainan tersebut.

Jadi bentuknya masih bagus, tidak ada kelainan anatomi, hanya saja yang terganggu adalah fungsinya.

Biasanya yang sembuh dengan puasaa adalah dispepsia fungsional.

Baca Juga : Hubungan Kecemasan dengan GERD

Apakah puasa bisa menyembuhkan dispepsia fungsional ?

Saya ceritakan dulu.

Jadi, dispepsia fungsional ini adalah penyakit maag atau dispepsia yang hanya mengganggu fungsinya saja.

Tanpa mengganggu anatomi lambung tersebut.

Jadi hanya fungsinya. Sedangkan bentuk lambungnya baik-baik saja, tidak ada peradangan, tidak ada sel kanker, tidak ada tumor, tidak ada kanker dan sebagainya.

Hal ini disebabkan oleh gaya hidup.

Mungkin, biasanya ketika anda tidak puasa sering makan camilan, makan makanan pedas di siang hari, camilannya juga pedas dan berminyak, kemudian sering ngopi atau Tingkat Stress yang tinggi.

Saat berpuasa, tentu saja hal-hal tersebut tidak anda lakukan.

Dan biasanya orang yang berpuasa itu emosi, pikiran, dan perasaan mereka akan ikut terkontrol.

Akhirnya, dispepsia atau maag yang disebabkan oleh faktor-faktor tadi akan membaik dengan sendirinya.

Jadi penjelasannya kurang lebih seperti itu.

Lalu kemaren saya habis endoskopi. Sudah dilakukan peneropongan di lambung saya.

Ternyata tenggorokan saya radang, kemudian lambung saya radang, ada tukak lambung disana.

Atau mungkin pada beberapa orang ada tumornya/ada polipnya. Bolehkah saya melakukan puasa?”.

Jadi penjelasannya begini.. Sebenarnya boleh atau tidaknya itu anda tetap harus kontrol dengan dokter anda.

Apalagi anda yang harus meminum obat untuk menahan agar asam lambung anda tidak naik.

Jadi pada mereka yang punya masalah ini, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu.

Apalagi mereka yang sampai muntah darah, apalagi mereka yang BAB’nya hitam.

Mengapa bisa hitam?

Karena darah yang bercampur dengan asam lambung. Itu sebabnya BAB menjadi hitam.

Baca Juga : Penyebab Susah BAB

Jadi mereka yang mempunyai masalah seperti ini, apabila berpuasa justru akan mengganggu kesehatan mereka dan juga mengganggu aktivitas puasa.

Karena ketika lambung yang luka tadi terkena asam lambung, yang seharusnya ditekan dengan obat,
karena tidak ada obat yang masuk, tidak ada makanan yang masuk, akhirnya luka tadi terkena asam lambung dan menyebabkan perih pada lambung.

Jika anda tidak percaya, coba tangan anda yang terluka anda beri jeruk nipis. Bagaimana rasanya?

Itulah yang mereka rasakan bila lambung mereka dalam kondisi radang atau kondisi tukak.

Jadi jika mau dipaksakan pun, saya sarankan jangan. Konsultaskan lagi ke dokter anda.

“Bagaimana kalau dulunya saya mengalami dispepsia organik? Saya pernah tukak lambung,
tetapi belakangan ini gejalanya sudah tidak ada. Saya sudah tidak merasakan gejala-gejala yang muncul.

Dan dosis obat yang saya konsumsipun tidak seketat yang dulu”.

Kembali lagi, hal ini bisa anda konsultasikan ke dokter anda. Dan anda mungkin boleh melakukan puasa.

Tetapi ketika anda mengalami masalah-masalah tersebut, tolong konsultasikan dan jangan hanya diam di rumah.

Tidak bicara, tidak konsultasi dengan dokter anda, namun tiba-tiba anda sakit lebih parah. Dan ini lebih fatal.

Jadi kesimpulannya adalah bagi anda yang punya masalah dispepsia fungsional, silahkan anda berpuasa.

Justru dengan berpuasa, anda mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk seperti ngemil, makanan berminyak, makanan gorengan di siang hari, makanan yang pedas, dan pengelolaan stress dengan baik di saat puasa.

Jadi puasa akan membuat maag anda atau dispepsia fungsional anda menjadi jauh lebih baik.

Tetapi bagi anda yang mengalami dispepsia organik, konsultasikan lagi ke dokter anda.

Semoga ulasan singkat ini dapat menambah wawasan anda, dan dapat memberikan anda pengetahuan tentang kesehatan.

Terutama bagi mereka yang sakit maag. Kunjungi terus Masriko.Com untuk menemukan informasi kesehatan lainnya.

16.00 - tanpa komentar