Penyebab VIRUS CORONA DI ITALIA Berjatuhan Hingga Harus Dilockdown

/2020/04/penyebab-virus-corona-di-italia-berjatuhan-terkini.html

Masriko.Com - Virus Corona di Italia dan Negara Lainnya yang Berjatuhan Hingga Terkini dan Harus Di LockDown.

Pandemi merupakan suatu peristiwa mengerikan dimana contohnyasaat ini yaitu Covid-19. Jenis penyakit akibat virus tersebut terbilang masih baru hingga membuat penyebarannya sangat sulit dihentikan karena belum ditemukan vaksin ataupun obatnya.

Salah satu wujud nyatanya yaitu virus Corona di Italia sehingga membuat pemerintah menetapkan kebijakan lockdown.

Apa Itu Virus Corona (Covid-19)?

Jenis Virus dimana masih tergolong baru. Secara medis dinamakan sebagai Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang dapat disebut juga sebagai Covid-19. Patogen ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi hingga lansia sehingga WHO menyatakan status penyakitnya yaitu sejenis pandemi.

Semenjak berstatus pandemi banyak sekali Negara yang terjangkit, salah satunya Italia. Per tanggal 30 Maret 2020, total sudah ada 101.739 kasus positif corona. Hal ini membuat Pemerintah negara tersebut melakukan kebijakan total lockdown skala nasional. Karenanya, banyak sekali aktivitas ekonomi masyarakat yang terganggu secara merata.

Penyebab Negara Italia Melakukan Lockdown Nasional

Memang pemerintah Negara memiliki peran penting yang dapat menindaklanjuti secara preventif penyebaran virus Corona di Italia. Hal itu memunculkan himbauan kepada rakyatnya untuk melakukan Social Distancing. Namun, banyak sekali masyarakat yang menganggap remeh info tersebut.

Itu membuat virus ini menular dengan cepat dan bebas. Kemudian pada tanggal 10 Maret 2020, Perdana Menteri Italia bernama Giuseppe Conte memberikan dekrit yangberisikan pelaksanaan lockdown secara nasional. Adapun penyebab lain yang menjelaskan alasan perlu adanya kebijaksanaan tersebut adalah:

1.    Virus Corona dapat Menyebar dengan Cepat

Infeksi virus Corona dapat memberikan dampak bagi penderitanya, yaitu mengalami gejala influenza, seperti demam, pilek, batuk hingga sakit kepala. Akibatnya, orang yang terkena infeksi akan selalu mengeluarkan droplet berupa bersin maupun keringat. Hal tersebut akan membuatnya menular apabila terjadi kontak fisik terhadap manusia sehat.

Menurut peneliti virologi yang berada di Wuhan, China. Satu manusia terinfeksi dapat menularkan 2 sampai 3 orang sehat dan dapat dipastikan tertular. Hal ini tentu membuat jenis virus ini sangat berbahaya bagi umat di dunia. Ditambah apabila tertular kepada ibu hamil atau pengidap diabetes, maka membuat imfeksi ini sangat fatal hingga menyebabkan kematian.

2.    Unit Kesehatan Kelabakan dalam Menangani Pasien secara Masif


Jenis virus ini dikategorikan dapat menular dengan cepat sehingga memberikan gejala gejala yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi penderita. Adapun pasien yang terpapar virus tersebut umumnya dilarikan ke rumah sakit. Namun banyaknya orang tertular dapat memberikan dampak juga bagi unit kesehatan tersebut.

Disisi lain, pada faktanya banyak sekali rumah sakit yang belum memiliki fasilitas memadai untuk menangani pasien. Semenjak masyarakat Italia tertular virus Corona, kebanyakan penderita dilarikan ke unit kesehatan terdekat dengan masif. Itu membuat dokter dan perawat kewalahan. Disisi lain, ada kemungkinan juga dapat terpapar penyakit tersebut.

3.    Masyarakat Italia Masih Menganggap Remeh

Hingga saat ini, banyak sekali kasus positif yang dinyatakan oleh pemerintah Negara Italia. Menunjukkan bahwa penyakit ini awal mulanya dianggap remeh oleh masyarakat awam pada umumnya. Akan tetapi, kemarin terbukti sejumlah 101.739 pasien terpapar virus Corona.

Alasan masyarakat Italia meremehkan virus tersebut bisa saja dikarenakan gejala yang diberikan memiliki kesamaan dengan penyakit influenza biasa. Selain itu, banyak di beberapa kota besar masih melaksanakan aktivitas sebagaimana mestinya dan itu membuat penyebaran Covid-19 lebih gampang dan cepat.

4.    Pariwisata Di Italia Masih dapat Dikunjungi di Tengah Wabah

Italia adalah Negara yang memiliki tempat pariwisata indah di dunia, salah satunya di Venice. Banyak sekali masyarakat pada awal kasus virus Corona menganggap remeh hal tersebut. Bahkan Wisata Perahu Kano di Venice masih berjalan dengan lancar.

Kegiatan tersebut tentu sangat memengaruhi penyebaran virus Corona. Sebab gejala yang diberikan hampir mirip influenza maka hal itumembangun persepsi bahwa penyakit ini sangat ringan. Namun kenyataannya dapat memberikan dampak fatal terhadap beberapa orang, khususnya lansia.

Dampak Lockdown Italia bagi Negara Lain

Tak hanya lockdown di Italia yang memberikan dampak negatif bagi roda perekonomian Negara tersebut. Seakan kasusnya menjadi suatu bukti bahwa virus Corona memberikan efek yang begitu masif bagi suatu pemerintahan. Itu membuat para pemimpin Negara harus waspada untuk menyikapi pandemi Covid-19.

Lantas apa saja dampak lockdown di Italia maupun di berbagai Negara pada umumnya? Berikut penjelasan terkait dampak tersebut:

1.    Segi Ekonomi

Seperti yang sudah dirasakan pada Italia, dampak adanya lockdown memberikan efek terpukulnya perekonomian mikro pada rakyat kecil. Dibuktikan dengan berbagai toko di pinggir jalanan yang tertutup rapat tidak dibolehkan berjualan. Oleh sebab itu,perputaran uang tidak terjadi disebabkan kebijakan ini.

Wabah Covid-19 tentu menyadarkan umat manusia untuk berbenah dalam hal kreatifitas menjalankan roda perekonomian secara online. Namun, perlu juga fasilitas yang perlu disiapkan untuk mencapai hal tersebut. Akan tetapi, pada umumnya dikarenakan virus ini dapat menyebar dengan mudah maka aktivitas produksi bisa terganggu juga.

2.    Segi Sosial

Selain dari segi Ekonomi yang terhambat, tentu dengan adanya lockdown akan berpengaruh dalam segi sosial. Pada umumnya manusia membutuhkan komunikasi setiap hari sehingga keberadaan wabah ini sangat menghambat aktivitas tersebut. Para rakyat yang masih sehat berbondong – bondong melakukannya secara online.

Selain itu, juga sangat berpengaruh bagi beberapa media informasi pada Negara yang telah dilockdown. Sebab pada umumnya pekerja tersebut melakukan pekerjaannya di kantor. Namun, pada akhirnya kebanyakan harus dikerjakan dirumah dan berhubungan komunikasi melalui aplikasi video call online.

3.    Segi Pariwisata & Transportasi

Adanya kebijakan lockdown sangat memengaruhi para wisatawan, khususnya mancanegara. Dengan adanya wabah ini kebanyakan orang orang beranggapan bahwa tidak pas untuk berwisata ke tempat tersebut sehingga membuat tempat jualan banyak sekali yang tutup.

Di sisi lain, pada segi transportasi khususnya bandara. Sebab pemerintah akan menutup berbagai akses jalan darat, air dan udara. Hal itu menyebabkan berbagai bandara harus ditutup dan mengakibatkan pekerja terhambat pemasukannya. Selain itu, berpengaruh juga pada minat untuk menggunakan transportasi lain.

4.    Dampak Lockdown Italia bagi Indonesia

Tentu dengan adanya lockdown di Italia juga berpengaruh terhadap kegiatan ekspor maupun impor di Indonesia. Pihak Negara tersebut akan membatasi komoditi yang memberikan pengaruh tersebarnya virus ini sehingga akan membuat harga beberapa barang tidak stabil.

Di Indonesia sendiri juga bisa dibilang menguntungkan. Sebab adanya wabah ini permintaan Negara lain yang terjangkit membutuhkan alat kesehatan sangat tinggi. Tentu bisa menjadi momen untuk meningkatkan devisa tetapi juga sangat riskan terjadi penyebaran virus pada kapal ekspor.

Demikian informasi tentang dampak virus Corona di Italia sehingga perlu adanya kewaspadaan bagi para masyarakat awam untuk menghindari virus mematikan ini.

Tentu kasus tersebut dapat dijadikan pelajaran bagi pemimpin Negara lain supaya dapat terhindar dari virus Covid-19.  Kunjungi Masriko.Com untuk mengetahui informasi seputar kesehatan lainnya.

11.35 - tanpa komentar