Apakah Virus Corona Berasal Dari China ?

https://www.masriko.com/2020/04/apakah-virus-corona-berasal-dari-china.html

Masriko.Com - Virus Corona Berasal Dari Mana ? Apakah Virus Corona Berasal dari China?

Saat ini banyak negara sedang berjuang memerangi COVID-19, tak terkecuali Indonesia. Banyak bukti menyebutkan bahwa virus Corona berasal dari salah satu kawasan di negara China. Apakah ini benar? Lalu bagaimana kondisi terkini?

Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai asal dari virus yang sedang hits di dunia tersebut.

Dahsyatnya Wabah Corona

Hingga detik ini, terdapat banyak teori konspirasi terciptanya wabah Corona. Salah satunya ialah virus itu merupakan senjata mematikan buatan manusia. Namun, ada pula dugaan bahwa COVID-19 merupakan penelitian rahasia yang tak sengaja bocor.

Meskipun demikian, para peneliti menyakini bahwa ini merupakan peristiwa alam. Terlepas dari konspirasi di atas, masalah corona yang awalnya ada di China kini merambah ke ratusan negara.

Virus Corona telah mewabah hampir ke seluruh dunia dan setiap hari memakan korban.

Virus mematikan tersebut diduga pertama kali menjangkiti pasar hewan Wuhan, China. Menurut berita, dikabarkan bahwa Covid-19 terjadi pasien awal ditemukan tanggal 31 Desember 2019.Namun setelah peneliti menelisik lebih dalam, ditemukan fakta jika penyakit tersebut ada sejak 17 November 2019.

Seluruh warga dunia gempar dan bersedih. Telah banyak korban jiwa meskipun terdapat pula yang sembuh dari virus ini. Hingga 30 Maret 2020, sekitar 744 ribu orang positif mengidap Corona dan 35 ribu meninggal serta 150 sembuh. Belum ada penurunan jumlah secara signifikan dan justru kian bertambah.

Dari manakah Asal Corona?

Sebenarnya, Corona telah ada sejak dulu. Virus tersebut pertama kali ditemukan di tahun 1960. Akan tetapi, pada saat itu ia tidak terlalu dinggap membahayakan umat manusia meskipun telah memakan 1 korban jiwa.Anggapan ini wajar sebab gejala yang dialami penderita tidak terlalu menghawatirkan.

Bahkan keyakinan ini bertahan hingga 2002. Selanjutnya, tahun 2012 terjadi wabah MERS-Cov di Timur Tengah dengan gejala yang mirip dengan Corona. Hal ini pun membuat penelitian tentang Corona mulai diteliti lebih mendalam.

Dari 1960 hingga 2019, terdapat 7 jenis Corona. Virus 2019-noc yang sampai sekarang masih menyebar ini diduga ditularkan dari manusia pengonsumsi satwa liar. Sampai sekarang COVID-19 tersebut masih diteliti.Terlebih lagiada hipotesa bahwa ia telah bermutasi dan terbukti menelan banyak korban.

Virus-virus sebelumnya berbeda jenis dari yang sudah-sudah sehingga para peneliti menggolongkannya sebagai varian baru, yakni COVID-19. Kata Corona berasal dari kata Crownbermaknamahkota. Penamaan ini dikarenakan bentuknya mirip seperti perhiasan tersebut.

Benarkah Corona Berasal dari Meteor?

Ada banyak sekali perdebatan dan teori-teori aneh mengenai Corona yang membuat pendengar geleng kepala. Salah satunya bahwavirus itu berasal dari akibat jatuhnya meteor ke bumi. Penasaran dengan konspirasi ini? Ikuti terus ya!

Teori ini dicetuskan oleh salah seorang Ilmuwan Inggris. Ia mengatakan bahwa di bulan Oktober lalu meteor dikabarkan jatuh ke China. Jatuhnya benda langittersebut melepas partikel-partikel berwujud virus.Infeksi yang jatuh ke bumi tersebut menguasai keadaan sekitar dan kini mewabah.

Profesor itu mengklaim bahwa penyebarannya mayoritas melalu angin hingga menyebabkan kekacauan saat ini. Selain itu, cepat merambatnya COVID-19 dikarenakan adanya hubungan dengan luar angkasa.Sebagai informasi, ia penganut aliran yang percaya penyakit-penyakit asalnya dari luar bumi.

Teori yang diungkapkan oleh ilmuwan Inggris ini menerima banyak penolakan bahkan dari kalangan para peneliti, terutama yang bergelut dengan penyakit-penyakit. Namun, ilmuwan itu tetep kekeh dengan konspirasinya. Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah mempercayai konsep tersebut?

Dunia Berjuang Menghadapi Corona

Awalnya Corona ada di China. Namun, kini wabah tersebut melanda berbagai negara termasuk Indonesia. Di negara khatulistiwa ini, awal mulanyahanya 2 korban yang merupakan warga Depok, Jawa Barat.. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pasien tersebut pernah melakukan kontak dengan orang asing.

Hingga kini Indonesia masih berjuang melenyapkan Corona. Per tanggal 30 Maret 2020,sedikitnya 1414 orang positif mengidap virus ini. Setiap hari terdapat kenaikan jumlah pasien secara signifikan. Bahkan, beberapa dokter yang menangani telah berpulang.

Tak hanya Indonesia, Amerika Serikat pun sedang berjuang. Negara ini bahkan menjadi wilayah dengan pasien terbanyak sedunia yang berjumlah 144 ribu pada tanggal 30 Maret 2020. Sementara itu, tempat kedua diisi oleh Italia.

Pasien terbanyak di tempat ketiga adalah Jerman dan keempat ialah China. Meskipun wilayah tersebut merupakan awal mula berkembangnya virus Corona, namun setiap hari jumlah pasien yang membaik bertambah banyak. Dapat dikatakan hampir setiap negara sedang berjuang menaklukan COVID-19.

Amerika Serikat Dituding Dalang Virus Corona

Banyak negara yang menyakini bahwa virus Corona berasal darinegara Tirai Bambu. Hal ini disebabkan karena awal mula penemuan penyakit itu di daerah China pada akhir 2019 silam. Namun, ada sebagian masyarakat China justru menuduh bahwa otak dalang COVID-19 ialah Amerika Serikat.

Hal ini diucapkan oleh Pihak Kementrian Luar Negeri Tiongkok yaitu Zao Lijian yang mengatakan bahwa meskipun pertama kali ditemukan di Wuhan, namun bukan berarti asal virus dari China. Ia pun menambahkan bahwa pemerintah masih melakukan riset terkait masalah tersebut.

Tuduhan yang diberikan kepada AS ini pun senada dengan media asal Arab. Press tersebut mengungkapkan bahwa COVID-19 ialah konspirasi antara negara Paman Sam bersama Israel untuk melawan China.Ini mungkin sedikit masuk akal mengingat kedua negara tersebut saling bermusuhan.

Konspirasi ini mengatakan adanya virus tersebut digunakan pihak Amerika untuk memerangi China. Banyak pihak yang menyebutkan jika ini merupakan senjata biologis dengan tujuan memusnahkan manusia. Jika teori itu benar, maka dapat dibayangkan berapa banyak juta nyawa lagi akan dikorbankan.

Sikap Negara Amerika Serikat Terhadap China

Pemerintah AS tidak tinggal diam mengetahui bahwa negaranya dituduh menjadi biang kerok penyebaran virus mematikan Corona. Pihak Amerika Serikat, bahkan pihak USA ini menuduh China lah sang penyebar hoax. Selanjutnya, pihaknya ingin Perdana Menteri negeri Tirai Bambu menanggapinya.

Akan tetapi, ketegangan itu tidak berlangsung lama. Mungkin, hal ini dikarenakan AS sibuk menangani pasien-pasien di negaranya sendiri. Sebagai informasi, sekarang negeri Paman Sam memiliki penderita positif Corona dengan jumlah terbanyak sedunia. Berita yang sangat memprihatinkan.

Lambat laun ketegangan antara kedua negara melunak. Pihak AS tidak lagi meributkan soal siapa penyebab virus yang ditakuti semua orang itu. Bahkan, puncaknya mereka bersepakat untuk bekerja sama menyembuhkan para penderita COVID-19 dan mencegah agar tidak bertambah meluas.

Ini merupakan sikap paling baik. Mengingat ada banyak ratusan ribu jiwa kini telah terinfeksi virus Corona. Tindakan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut perlu diapresiasi. Daripada menunjuk siapa yang bersalah, lebih baik mencari solusi bersama.

Bagaimana? Masih penasaran virus Corona berasal dari mana? Ingat, COVID-19 ini berbahaya plus mematikan. Lebih baik melakukan pencegahan daripada mengobati. Lakukan social distancing dan jangan lupa menerapkan gaya hidup sehat. Masriko.Com berisi tentang seputar informasi kesehatan lainnya.

15.37 - tanpa komentar